Aku dan Sejuta Persepsi | This is it my little concept

Kamis, 10 Oktober 2013

seseorang yang (masih) bernama kamu

Saat ini, aku hanya ingin membicarakan tentang kamu.
Kamu yang selalu setia menari nari di otakku, kamu yang enggan pergi dari kedalaman hatiku, kamu yang tak pernah absen dari doa doaku. Selalu kamu.

Menjadi aku kadang seperti seorang joki yang harus bisa mengendalikan kuda ketika ia menungganginya..
Menjadi aku, kadang seperti burung yang ingin terbang bebas ketika ia didalam sangkar..
Menjadi aku kadang seperti layang - layang yang harus ditarik ulur agar tak jatuh tertiup angin.

kamu tak pernah tau menjadi aku, aku yang selalu bahagia jika melihatmu, aku yang berkaca kaca jika menyebutkan namamu, aku yang ingin berteriak jika merindukanmu..

Tak ada yang salah kan dengan perasaan ?? ketika logika mulai kalah oleh sesuatu yang bernama perasaan. Lagi lagi aku terjebak dengan perasaanku sendiri.

Tak tahukah kamu rasa sesak yang harus aku lalui setiap malam, karna aku merindumu ?? Dan sayangnya kamu tak akan pernah tau itu. Terlalu indah untuk cinta yang (belum) terbalas. Aku menunggu saat kita menjadi halal.

Sesuatu yang kudapat dari senyummu, ceriamu, bahagiamu, candamu, suaramu..
yaitu semangat untuk meraih ketenangan hatiku..
atau.. pada dirimulah kutemukan tawa ceriaku...

0 komentar:

Posting Komentar

Eva Luthfatunnisa Zakaria. Diberdayakan oleh Blogger.

Google+ Followers

© Eva Luthfathunnisa, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena