My Little Concept

Sabtu, 27 September 2014

Betapa tidak tahu malunya

Penah gak, luh ditempatkan pada situasi dimana luh berada di titik yang paling bawah. Yaitu ketika semua nafsu dalam hati luh berontak. Ketika semua rasa sabar, syukur, ikhlas dikalahkan oleh yang namanya egoisme dalam diri.
Semua itu datangnya darimana ?
Hidup ini untuk apa ?
Kenapa semua ini terjadi sama gue ?
Kenapa cuma gue yang ngerasa ko ini gak adil banget ?

Pernah gak. luh bertanya seperti itu sama Tuhan ? Kita sering menuntut keadilan yang sebenarnya keadilan itu sering kita rasakan. Nafas yang berhembus. udara yang kita hirup dan berbagai macam nikmat lainnya yang tidak kita sadari begitu banyak dan tak mungkin kita bisa menghitungnya, kita bisa mendapatannya dengan gratis. Itu semua darimana ? Itu semua siapa yang ngasih ? 

Kita begitu sombongnya, mengatakan kalo Tuhan gak adil. Tapi kita dengan mudahnya menikmati segala fasilitas yang Dia kasih secara cuma cuma untuk kita. Setiap kali kita berdoa, dan Tuhan tak mengabulkan doa kita, kita sering beranggapan kalo Tuhan gak sayang sama kita. Sungguh, Tuhan sayang sekali sama kita. 

Mari kita berbenah diri, dengan mengetahui siapa diri kita ini. Begitu banyak hal yang sepatutnya kita syukuri tanpa kita sadari. 
Selamat bermuhasabah ! Ciiiaooo :)



with love


Eva luthfathunnisa :)
Read More

Whatever they say !

heiii... umm dimulai darimana yaa. 
Baiklah, dimulai dari hal yang sangat mainstream sekali. Pernikahan.. well well, satu kata itu yang sekarang lagi booming banget di lingkungan gue. 
Sebentar lagi gue lulus, dan mungkin di usia gue yang sekarang ini, akan banyak sekali tekanan, nyinyiran, sindiran orang orang disekeliling gue, yaap ngebahas apa lagi, kalo bukan tentang 'pernikahan'

Kadang risih juga sih, ketika banyak sekali lontaran lontaran pertanyaan dan sindiran yang sebegitu tajamnya. Tapi ketika gue kambaliin lagi semuanya pada Yang Maha Mengatur segalanya, insyaallah semua itu bukan suatu masalah yang begitu besar buat gue. Dan semoga, orang tua gue gak akan pernah terprovokasi oleh seglintir pertanyaan yang sifatnya seperti memojokka itu. Just trust Him, itu kata kata pegangan yang sangat manjur sekali, yaah memang itulah kenyataannya. Kita tetap berharap dan berdoa, semuanya tidak terlepas dari pengaturan-Nya. 

so, biarkan saja orang mau berkata apa. Kita tetap nikmati setiap tahap perjalanan ini. Untuk lebih mendekat pada-Nya, dan menemukan jawaban yang selama ini kita cari..

Bawa serta semangat yang ada... yooossshhhh  #Goevaaaaaaa *ini bukan iklan* :9





Kuningan, 27 september | Eva Luthfathunnisa
Read More

23.00

Setelah melalui kontemplasi yang sangat panjang, gue sampai pada titik dimana gue gak perlu mencari lagi jawaban yang selama ini gue cari. Kita hanya harus terus berjalan, karna pada akhirnya kita akan menemukan jawaban itu sendiri. Karna dalam hidup ini, akan ada fase dimana kita membutuhkan kekuatan. Kekuatan untuk menerima setiap jawaban yang akan kita temukan pada akhirnya. Kita hanya perlu menyiapkan itu saja. Dengan tetap berdoa dan berprasangka baik terhadap-Nya. He knows the best for us. 

Terkadang yang kita butuhkan hanya berpegangan erat, erat pada-Nya, itu lebih dari cukup.... I put my full trust to you, Yaa Rabbiii....





Kuningan, 27 September  | Eva luthfathunnisa
Read More

Puisi aneh

Malam datang tanpa sinar bulan
Menjelma menjadi mimpi buruk yang tak ku ingin
Sosok itu, tak tau harus ku apakan ?
Dia enggan keluar menjadi nyata dan tak mau berusaha untuk mendekapku lebih erat
Setiap hembus nafasnya selalu mengitari dalam langkah yang kuambil
Bisa kau pergi saja ?
Atau maukah kau keluar menjelma menjadi wujud aslimu ?
Menjadi nyata
Hanya untukku
Untukku saja


Copyright by eva luthfathunnisa :)
Read More

Mari berbagi pengalaman

Share yuuk...

Jilbab merupakan identitas seorang muslimah. Dia merupakan kewajiban yang diperintahkan oleh Allah kepada kaum perempuan muslim. jadi, masih adakah alasan untuk tak berjilbab wahai perempuan ?

Well, gue sedang tidak ingin ber so' suci apapun itu namanya, tapi gue disini pengen berbagi pengalaman dengan kalian semua gaess. pengalaman pertama gue menemkan titik terang itu. Titik dimana kehidupan gue berbalik. Berbalik menjadi lebih tenang (Insyaallah). Dan menemukan sosok gue dalam arti yang berbeda. Gue gak bilang kalo gue jauh dari dosa setelah berjilbab, karna gue tetap manusia biasa yang gak akan pernah luput dari salah. but, trust me, luh gaka nemuin kedamaian setelah memakainya. Tentu kalo alasannya karna Allah semata, nothing else. 

Dimulai sejak jaman sekolah dulu, gue pake jilbab. Itu juga pas ketika gue sekolah saja. Sedangkan diwaktu biasa, gue malah gak pernah mengenakannya. Bahkan diantara teman se gank, gue sendiri yang gak memakai jilbab biasanya. Memang pada waktu itu hidayah belum nisa menembus dinding hati gue. *ceileh bahasanya*

Sampai jaman SMA pun gue tetep gak bisa konsisten dengan jilbab gue. Bahkan masa masa awal semester kuliah, gue melepas jilbab setiap berangkat kuliah. Betapa gak tau malunya gue. Bahkan gue sudah jauh sekali daru Tuhan. Naudzubillah..

Tapi memang, keinginan untuk berjilbab sudah ada sejak dulu sebelum masa kuliah, tapi semuanya hanya keinginan semata, tak ada bentuk realisasi sama sekali. Dengan berbagai alasan karna masih inilah masih itulah, semuanya mematahkan kenginan gue untuk berjilbab. Memang pada waktu itu, hati gue terlalu jauh dengan yang namanya hidayah. Entahlah, karna memang pada waktu itu berat sekali untuk menjalankan apa yang Allah perintahkan.

setelah melalui perjalanan yang sangat panjang, dan berat. Berbagai hal dan masalah datang, membuat gue semakin kuat dan kembali mencari ketenangan itu. Kedamaian hidup yang tak bisa didapatkan dari siapapun, selain dari Allah.

Syukur Alhamdulillah, pada waktu itu gue stay di bekasi. Dan menemukan orang - orang yang sangat menginspirasi sekali tentang hal - hal yang positif. Dari sana, gue mulai mendekati mereka, dan ikut meet up bersama tumbleD. TumbleD itu komunitas Tumblr depok, semacam blog gitu deh, pernah ikut 3 kali meet up bersama mereka, membuat gue menjadi open mind. Dan dari sanalah, hati gue terbuka dan langsung hidayah itu muncul. Dan pada saat itu pula, gue buka tumblr salah seorang tumbleD, disitu gue membaca salah satu artikel yang seketika itu juga, membuat gue nangis dan merinding sekali. 

Pada waktu itu, gue merasa Allah sedang memeluk gue erat sekali. Gue tahu, Dia gak pengen kalo gue terluka lagi untuk yang ke sekian kalinya.

Semoga dengan pilihan hidup gue ini, semuanya menjadi lebih baik lagi. Dan semoga bisa istiqomah, dalam menjalani perubahan ini.

Niat karna Allah, Insyaallah semuanya akan menjadi mudah. Ketika kita memulai karna-Nya, Insyaallah Ia pula yang akan memudahkannya. Mau tunggu apalagi ? yuuk melengkapi diri sebagai muslimah

 JJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ



Regards


Eva Luthfathunnisa :*
Read More

Jumat, 26 September 2014

Perjalanan

Selamat hari jumat !

Well, sudah lama sekali gue gak nulis disini, entah itu celotehan yang gak penting atau yang penting sekalipun. Sebulan kebelakang, gue bener bener disibukkan sama Tugas akhir gue. Sekarang ini, bukan so' sibuk, tapi beneran sibuk banget. Finally, gue sudah melalui tahap yang sangat sakral sekali sebagai mahasiswa tingkat akhir. Yaaapp, gue berhasil melewati sidang tugas akhir gue. Tinggal tunggu hasilnya. Dan gue merasa bahagia banget ketika keluar dari ruangan sidang, ternyata, gue bisa ngelewatin itu semua. Thanks god.

Tapi masih ada satu tahapan lagi, gue harus ngelewatin seminar umum. Dan luh tau gak ? itu bakal disaksiin sama audiens dari berbagai jurusan. Gak kebayang apa jadinya gue nanti. Tapi gue berharap, bisa ngelewatin ini dengan baik.

Gue bersyukur di tengah perjalanan ini, ditengah perjalanan hidup untuk menemukan tujuan akhir, ada orang orang yang begitu sayang banget sama gue. Mereka yang selalu ada, tertawa bareng dan kesedihan seketika hilang saat bersama mereka. Seriously.

yeeah, here we are... Rangers..

RANGERS


Gue berharap gak akan berpisah sama mereka. i really happy with you gaeess.. Love you so much, and i always miss you every second, every breath in my life. Seriously.

Read More
Eva Luthfatunnisa Zakaria. Diberdayakan oleh Blogger.

Google+ Followers

© Fathunnisadzack, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena