Eva Luthfathunnisa

Aku dan Sejuta Persepsi | This is it my little concept

Selasa, 03 November 2015

Hari ketiga bulan nopember

Rindu...

Ahhh, satu kata ini benar-benar menjadi provokator sebuah perasaan. Yang tadinya sudah biasa saja, ketika rindu ada, ketika rindu tiba - tiba menyeruak masuk dan bisa dipastikan virus baper menyerang. Dulu sih, pas jaman-jaman jahiliyah gue, gak ada hal yang mengasyikan ketika rindu menyerang, selain dengerin musik galau kenceeeeng abiiis. Sekarang sih udah nggak tuh, dengerin lagu galau sambil menye-menye gak jelas. Sambil nyanyi di depan kaca kaya orang waras sedikit aja. 
Tapi memang, ada beberapa rindu yang masih menyeruak masuk tanpa ijin, atau mungkin memang gue yang ngijinin masuk sih, atau lebih tepatnya rindu itu yang sebenernya gue ciptain sendiri.  Emang luh rindu siapa vaa ? yaaa rindu segala sesuatu hal yang indah dulu. Tapi itu dulu, jauuuuh sebelum gue berubah menjadi power rangers, loh ? 

Ada hal yang memang masih tersimpan rapi dalam sebuah ingatan. Entah itu baik, atau buruk sekalipun. Kenangan. Yaah namanya itu kenangan, yang kadang bikin gregetan banget, kadang nyebelin juga sih, tapi kadang juga indah. ehh kumaha ? :) yaa pokoknya gitu wee lah.
Gue yakin, setiap orang yang hidup, pasti mempunyai kenangan. Bahkan orang gila sekalipun. Kalo luh gak gila atau gak waras, berarti luh manusia yang patut dipertanyakan...

Sama kaya manusia - manusia biasa yang lainnya, gue juga pernah merasakan cinta yang menggebu, rindu yang membara. Dan memang sayangnya, tak ada yang berakhir dengan bahagia, hidup memang tak selalu happy ending kaya sinetron-sinetron. Etapi, gue mengakui sih, kalo dulu jalan yang gue pilih adalah jalan yang salah. Ternyata memang, ketika kita memilih jalan yang salah, Allah selalu saja nunjukin jalan yang benar. Dan entah udah berapa jalan salah yang pernah gue lalui. Tapi memang tak semululs awalnya, endingnya selalu berakhir menyedihkan. Ahhh jadi keinget lagi kan ? jadi rinduuu... 

Ahh sudahlah, biarkan rindu ini tertata dalam bingkainya. Biarkan rindu ini terjaga dalam kapasitasnya. Semoga kelak, yang merindu dan di rindu Allah pertemukan di jalan yang sudah Allah gariskan. Don't worry, apa yang sudah Allah tetapkan, tak mungkin menjadi milik orang lain. 


Semangaaaat evanyaaaaah  \m/


Kuningan, 03 nopember 2015
Read More

Senin, 02 November 2015

Hari Kedua Bulan Nopember

Tentang mimpi....

Gue, termasuk type seorang pemimpi. Pemimpi yang kadang hanya menganggap mimpinya remeh tapi mempunyai kekuatan yang dahsyat suatu saat nanti. Ada banyak mimpi yang ingin gue realisasikan, entah itu masih dalam tahap plan, atau setengah jalan. Kadang memang gue lupa, dan suatu hari gue telah merealisasikannya secara tidak sengaja. gue sebut itu adalah the power of someday. Yappp, kata kata itu memang sangat dahsyat sekali kekuatannya. Mungkin buat luh itu hanyalah kata-kata kosong yang tak berarti apa-apa. Tapi buat gue, itu semacam mantra yang membuat mimpi luh semakin kuat. 

Pernah suatu kali gue bermimpi menjadi seorang aktifis sosial, membantu orang-orang yang membutuhkan. Memberikan sebagian rejeki yang kita punya, suatu hari itu, Allah dengan sangat mudahnya membawa gue berkecimpung di dalamnya, bahkan tanpa kita minta, Allah pertemukan gue dengan orang-orang yang memang mempunyai misi yang sama. Dan Alhamdulillah, sampai sekarang gue masih menjalani peran gue sebagai aktifis sosial.

Pernah juga gue bermimpi bisa merasakan berdiri di puncak gunung ciremai. Suatu hari itu, Allah permudah lagi dengan mempertemukan gue dengan orang-orang yang sampai pada saat ini tetap menjadi teman perjalanan yang asik. Dan gue, sudah berdiri di atas puncaknya. 

Itu, hanyalah sebagian the power of someday, yang pernah menjadi kenyataan dalam perjalanan hidup gue. Masih ada beberapa lagi yang memang sudah tahap realisasi. Ada beberapa mimpi yang ingin sekali segera gue wujudkan, selain mendaki beberapa puncak gunung di indonesia, gue juga ingin kelak ketika Allah sudah mengijinkan gue bertemu dengan calon pendamping gue, dia juga adalah orang yang mempunyai visi dan misi yang sama. Sehingga, ketika kita menjalani kehidupan bersama, kita bisa mewujudkan mimpi kita bersama. Walaupun mungkin, akan ada perbedaan, tapi visi dan misi itulah yang akan menyatukan kesepahaman kita. 

gaess, tetaplah bermimpi dengan keyakinan luh. Dengan keyakinan bahwa mimpi yang luh hadapi hanyalah hal kecil dimata Tuhan, sehingga mudah bagi Tuhan untuk ngerealisasiin mimpi luh. dan tentunya hanya dengan bergantung pada-Nya saja, maka semua akan terasa menjadi mudah. 

"Bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan jatuh diantara bintang-bintang" -Bung karno-

"Jika kita mempunyai keinginan yang kuat di dalam hati, maka seluruh alam semesta akan bahu-membahu mewujudkannya" -Bung Karno-

Indah sekali bukan ? Kita akan memperjuangkan apa yang memang kita yakini..... Jadi, jangan takut untuk mempunyai mimpi setinggi langit yaa... selama bumi masih di pijak, langit harus tetap di junjung, ehh kumaha ?? pokoknya kitu wee lah, yang penting tetap optimis dan keep struggle for your dream... 


Kuningan, 02 nopember 2015
Read More

Minggu, 01 November 2015

Hari pertama bulan november

Syukur, hujan....

Hujan... menyapa lewat dinginnya, segarnya udara yang menelusup ke dalam pori-pori yang selama ini rindu akan sapanya. Kau tau, ini seperti berkah untuk kami. Untuk semua manusia yang hanya bisa meminta dan memohon. Akhirnya, kami bisa merasakan nikmat itu dengan jelas. Dengan kemurahan-Nya, Allah dengan mudah memberikannya. Memberikan apa yang selama ini kami damba, kami rindu dan kami harap-harap akan kedatangannya. Akhirnya, semua makhluk di bumi merasakan nikmat yang sudah sangat jelas sekali Allah kasih. Pohon-pohon yang kekeringan disepanjang jalan, akan kembali mengganti warna kuningnya menjadi hijau. Hutan-hutan yang silih berganti merasakan kesakitan akibat pembakaran, akan sembuh kembali dengan guyurannya. Manusia yang banyak mengeluhkan sumurnya yang sudah kering, Allah isi lagi dengan sangat mudah.

Jadi, dimana letak syukur kau tempatkan kawan ? apakah hanya sebatas di mulut ? atau kau tempatkan di dalam hati sehingga kau mengaplikasikannya ke dalam kehidupan yang kau jalani ?. Sejauh apa kita menyukuri nikmat-nikmat-Nya yang bahkan tak bisa kita hitung sama sekali ?. Ahh, barangkali kita harus selalu introspeksi diri, siapa sih kita ? apa peranan kita dalam kehidupan ini ?. pantaskah kita hidup dalam segala nikmat yang Allah berikan ?
Allah telah menjamin dalam Al-Qur’an “barangsiapa yang bersyukur, maka Allah akan menambah nikmat kepada orang yang bersyukur”

Hujan, hanyalah salah satu dari sekian banyak nikmat yang Allah hadirkan untuk kita. Maka ketika hujan turun, hendaklah kita membaca doa “Allahumma shoyyiban naafia’an” Semoga Allah hadirkan hujan yang berkah, yang membawa kebaikan untuk kita semua.
Jelas sekali, kita harus selalu bersyukur. Karna dengan bersyukur saja, Allah lipat gandakan karunia-Nya. Dan hujan pertama di awal nopember ini adalah bukti kasih sayang Allah kepada kita semua. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang pandai bersyukur, dan selalu di rahmati Allah.
Wallahu’alam


Kuningan, 01 november 2015
Read More
Eva Luthfatunnisa Zakaria. Diberdayakan oleh Blogger.

Google+ Followers

© Eva Luthfathunnisa, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena