Aku dan Sejuta Persepsi | This is it my little concept

Minggu, 01 November 2015

Hari pertama bulan november

Syukur, hujan....

Hujan... menyapa lewat dinginnya, segarnya udara yang menelusup ke dalam pori-pori yang selama ini rindu akan sapanya. Kau tau, ini seperti berkah untuk kami. Untuk semua manusia yang hanya bisa meminta dan memohon. Akhirnya, kami bisa merasakan nikmat itu dengan jelas. Dengan kemurahan-Nya, Allah dengan mudah memberikannya. Memberikan apa yang selama ini kami damba, kami rindu dan kami harap-harap akan kedatangannya. Akhirnya, semua makhluk di bumi merasakan nikmat yang sudah sangat jelas sekali Allah kasih. Pohon-pohon yang kekeringan disepanjang jalan, akan kembali mengganti warna kuningnya menjadi hijau. Hutan-hutan yang silih berganti merasakan kesakitan akibat pembakaran, akan sembuh kembali dengan guyurannya. Manusia yang banyak mengeluhkan sumurnya yang sudah kering, Allah isi lagi dengan sangat mudah.

Jadi, dimana letak syukur kau tempatkan kawan ? apakah hanya sebatas di mulut ? atau kau tempatkan di dalam hati sehingga kau mengaplikasikannya ke dalam kehidupan yang kau jalani ?. Sejauh apa kita menyukuri nikmat-nikmat-Nya yang bahkan tak bisa kita hitung sama sekali ?. Ahh, barangkali kita harus selalu introspeksi diri, siapa sih kita ? apa peranan kita dalam kehidupan ini ?. pantaskah kita hidup dalam segala nikmat yang Allah berikan ?
Allah telah menjamin dalam Al-Qur’an “barangsiapa yang bersyukur, maka Allah akan menambah nikmat kepada orang yang bersyukur”

Hujan, hanyalah salah satu dari sekian banyak nikmat yang Allah hadirkan untuk kita. Maka ketika hujan turun, hendaklah kita membaca doa “Allahumma shoyyiban naafia’an” Semoga Allah hadirkan hujan yang berkah, yang membawa kebaikan untuk kita semua.
Jelas sekali, kita harus selalu bersyukur. Karna dengan bersyukur saja, Allah lipat gandakan karunia-Nya. Dan hujan pertama di awal nopember ini adalah bukti kasih sayang Allah kepada kita semua. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang pandai bersyukur, dan selalu di rahmati Allah.
Wallahu’alam


Kuningan, 01 november 2015

0 komentar:

Posting Komentar

Eva Luthfatunnisa Zakaria. Diberdayakan oleh Blogger.

Google+ Followers

© Eva Luthfathunnisa, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena